Sari Roti (ROTI) raih penjualan Rp 3,76 triliun pada 2025

Img AA1Xf3ch

MNCDUIT.COM JAKARTA. Emiten produsen roti merek Sari Roti, yakni PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), mencatatkan pertumbuhan kinerja kuartal IV-2025 yang solid sebagaimana dirangkum dari laporan keuangan per 31 Desember 2025 yang telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam hal ini, ROTI berhasil meraih penjualan kuartal IV-2025 sebesar Rp 1,02 triliun atau tumbuh 4,5% quarter on quarter (qoq). Melalui penerapan strategi yang akurat berupa peningkatan produktivitas, pengelolaan bahan baku, dan efisiensi operasional, ROTI membukukan laba bersih kuartal IV-2025 s

ebesar Rp 122 miliar atau melesat 87,7% qoq dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Sari Roti (ROTI) Masuk Bisnis Pakan Ternak, Siap Dongkrak Sumber Cuan Baru

“Performa positif tersebut didorong oleh momentum liburan akhir tahun yang meningkatkan konsumsi masyarakat, khususnya permintaan produk-produk roti dan kue, baik pada kanal distribusi modern (modern trade) maupun tradisional (general trade),” tulis Manajemen ROTI dalam keterbukaan informasi, Jumat (27/2).

Sayangnya, secara tahunan, ROTI mengalami penurunan penjualan sebesar 4,33% year on year (yoy) menjadi Rp 3,76 triliun pada akhir 2025.

Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ROTI juga berkurang 28,65% yoy menjadi Rp 259 miliar. ROTI turut membukukan EBITDA sebesar Rp 590 miliar sepanjang tahun lalu.

  ROTI Chart by TradingView  

Terlepas dari itu, ROTI berkomitmen untuk senantiasa berkembang dari bisnis utama (core business) roti hingga kini memiliki enam unit bisnis yang terdiri dari Sari Roti, Sari Kue, Sari Choco, Indosari Food Solutions, serta bisnis distribusi dan ritel, guna meraih pertumbuhan yang lebih tinggi pada masa depan seiring langkah menuju “Growth BEYOND Bread”.

You might also like