
MNCDUIT.COM JAKARTA. Saham PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) melesat di tengah rencana perusahaan scrap kapal bekas itu untuk merambah lini bisnis baru.
Pada perdagangan Jumat (18/11/2025), saham OPMS ditutup menguat 11,21% ke posisi Rp 119 per saham. Dalam sebulan terakhir, harga saham emiten ini sudah menanjak 15,53%.
Kenaikan harga saham mengiringi persiapan OPMS menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 1 Desember 2025.
Dalam agenda tersebut, manajemen akan meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana diversifikasi usaha.
IHSG Berpeluang Menguat pada Perdagangan Senin (1/12), Intip Saham Pilihan Analis
Arah baru OPMS ini tertuang dalam keterbukaan informasi, yaitu masuk ke bisnis perdagangan besar makanan dan minuman, mulai dari gula, kopi, teh, beras, hingga produk olahan daging dan susu.
Perluasan bisnis yang jauh dari inti usaha OPMS sebagai penyedia besi bekas memunculkan spekulasi di pasar.
OPMS Chart by TradingView
Pengamat pasar modal sekaligus Direktur International Federation of Technical Analyst, Indrawijaya Rangkuti, menyebut adanya rumor soal ketertarikan investor strategis terhadap OPMS.
“Rumor yang beredar menyebut OPMS tengah menjadi incaran sejumlah investor strategis, baik dari industri baja maupun mitra bisnis yang berpotensi melakukan kerja sama operasi hingga akuisisi bertahap,” ujarnya, Minggu (30/11/2025).
Indrawijaya menilai pergerakan saham OPMS memperlihatkan sinyal tersebut. Ia mencatat adanya pembelian dalam volume besar di kisaran harga Rp 108 hingga Rp 112, dengan lonjakan volume mencapai 16 kali lipat dibanding hari sebelumnya.
Cermati Rekomendasi Saham Properti: BSDE, PWON, CTRA, SMRA untuk Senin (1/12/2025)
Secara teknikal, Indrawijaya memproyeksikan level support kuat OPMS berada di Rp 103, sementara resistance berada di Rp 130–Rp 135, dengan resistance lanjutan di Rp 150–Rp 155.
“Kalau rumor akuisisi ini benar, OPMS bisa berubah wajah. Kuncinya ada di RUPS 1 Desember 2025 nanti, karena itu bisa jadi momen paling penting bagi OPMS sepanjang tahun ini,” tegasnya.