Saham Bank Big 4 Hari Ini: BBCA Cuan, BMRI & BBRI Boncos!

Img AA1N3uzt

MNCDUIT.COM JAKARTA. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan Jumat (3/10) pukul 16:00 WIB menampilkan dinamika beragam bagi emiten perbankan besar. Sementara saham Bank Central Asia Tbk (BBCA) berhasil menguat, dua raksasa lainnya, Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), justru kompak tertekan di zona merah. Di sisi lain, saham Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) memilih bertahan stagnan, menunjukkan sentimen pasar yang bervariasi terhadap sektor finansial pada hari tersebut.

Pergerakan saham big banks ini terjadi di tengah menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada Jumat (3/10/2025) ditutup melonjak 0,59% ke level 8.118. Di antara saham-saham unggulan, JSMR, MEDC, dan GOTO tercatat sebagai top gainers di indeks LQ45 pada sesi tersebut, memberikan gambaran kondisi pasar yang cenderung positif secara keseluruhan.

Dari jajaran bank-bank terkemuka, Bank Central Asia Tbk (BBCA) tampil perkasa, mencatatkan penguatan 0,33% dan menutup perdagangan di harga Rp 7.525 per saham. Kinerja positif ini terjadi setelah saham BBCA sempat menyentuh puncak intraday di Rp 7.550, meskipun sedikit melandai menjelang bel penutupan pasar. Penguatan BBCA menjadi sorotan di tengah pergerakan sektor perbankan yang tidak seragam.

Kontras dengan BBCA, Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) justru merasakan tekanan paling signifikan di antara kelompok bank besar. Saham BMRI anjlok 1,15%, mengakhiri sesi di level Rp 4.310 per saham. Sebelumnya, saham BMRI sempat mencoba bangkit dan menyentuh Rp 4.380 di awal perdagangan, namun upaya tersebut gagal dan BMRI tidak mampu mempertahankan posisinya di zona hijau, menandai penurunan terdalam di sektor ini.

Senada dengan Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) juga menutup hari perdagangan dengan koreksi tipis sebesar 0,54%, menetapkan harga di Rp 3.690 per saham. Pola pergerakannya mirip dengan BMRI, di mana saham BBRI sempat mencicipi kenaikan di awal sesi sebelum akhirnya kembali tertekan dan menutup hari dengan pelemahan.

Di tengah fluktuasi yang dialami rekan-rekannya, Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menunjukkan stabilitas harga yang unik. Saham BBNI terpantau stagnan, tidak mencatat perubahan berarti, dan bertahan kokoh di level Rp 4.040 per saham. Posisi ini sama persis dengan penutupan perdagangan sehari sebelumnya, mencerminkan adanya keseimbangan antara kekuatan beli dan jual untuk emiten ini.

Ringkasan

Pada penutupan perdagangan Jumat (3/10), saham emiten perbankan besar menunjukkan pergerakan yang beragam di Bursa Efek Indonesia. Di tengah penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 0,59% ke level 8.118, saham Bank Central Asia Tbk (BBCA) berhasil menguat. Namun, Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) kompak melemah, sementara Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) terpantau stagnan.

Secara lebih rinci, BBCA naik 0,33% menutup perdagangan di harga Rp 7.525 per saham. Kontras, BMRI anjlok paling dalam sebesar 1,15% menjadi Rp 4.310 per saham, dan BBRI terkoreksi 0,54% menetap di Rp 3.690 per saham. Sementara itu, BBNI menunjukkan stabilitas dengan harga stagnan di level Rp 4.040 per saham.

You might also like