Kabar penting datang dari dunia korporasi! Radiant Ruby Company Ltd telah mengumumkan rencananya untuk mengakuisisi mayoritas saham PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS). Aksi korporasi ini akan mengambil alih kepemilikan saham dari pemegang saham pengendali, yakni PT Mandara Mas Semesta dan Hartono Limmantoro, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama AMMS.
Hartono Limmantoro, Direktur Utama Agung Menjangan Mas, menjelaskan bahwa Radiant Ruby menargetkan akuisisi sebesar 80% dari total saham beredar AMMS yang dimiliki oleh kedua pengendali tersebut. Rencana negosiasi terkait pengambilalihan AMMS ini secara resmi diumumkan kepada publik pada 22 September 2025, melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Saat ini, pembahasan intensif masih berlanjut antara kedua belah pihak. Materi negosiasi utama mencakup penetapan nilai final akuisisi yang akan disepakati serta jadwal penyelesaian transaksi. Setelah proses akuisisi inti ini tuntas, sesuai dengan regulasi pasar modal, Radiant Ruby diwajibkan untuk melaksanakan tender wajib (mandatory tender offer) kepada pemegang saham publik AMMS.
Merujuk pada laporan bulanan registrasi pemegang efek AMMS per 31 Agustus 2025, terlihat jelas struktur kepemilikan yang menjadi target akuisisi ini. PT Mandara Mas Semesta mendominasi dengan kepemilikan 957,80 juta saham, setara dengan 77,54% dari total saham beredar. Sementara itu, Hartono Limmantoro tercatat memiliki 20,60 juta saham, atau sekitar 1,67% dari keseluruhan saham AMMS. Total kepemilikan gabungan ini sangat mendekati target akuisisi 80% oleh Radiant Ruby.
Penting juga untuk dicatat bahwa AMMS sebelumnya menjadi sorotan pasar. Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat melakukan suspensi perdagangan saham AMMS, bersama dengan saham LION, PIPA, ITMA, dan FITT, per Kamis, 11 September 2025. Perkembangan akuisisi ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan arah baru bagi perusahaan.
Radiant Ruby Company Ltd berencana mengakuisisi mayoritas saham PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) sebesar 80%. Akuisisi ini akan mengambil alih kepemilikan dari pemegang saham pengendali, yaitu PT Mandara Mas Semesta dan Direktur Utama AMMS, Hartono Limmantoro. Rencana negosiasi ini telah diumumkan kepada publik melalui Bursa Efek Indonesia pada 22 September 2025.
Pembahasan intensif masih berlanjut terkait nilai final dan jadwal penyelesaian transaksi. Setelah akuisisi inti selesai, Radiant Ruby diwajibkan melaksanakan tender wajib kepada pemegang saham publik AMMS. Saat ini, PT Mandara Mas Semesta memiliki 77,54% saham dan Hartono Limmantoro 1,67%, yang mendekati target akuisisi.