Awal 2026, ada yang borong saham Bank Mandiri (BMRI)

Img AA1UkARn

MNCDUIT.COM , JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) melaporkan adanya transaksi pembelian 155.000 saham perseroan melalui skema repurchase agreement (repo) yang dilakukan pada 9 Januari 2026 dengan harga Rp4.800 per saham.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 15 Januari 2026, transaksi tersebut merupakan pembelian saham tidak langsung dengan tujuan investasi.

Transaksi itu dilakukan oleh anggota Direksi Bank Mandiri, Timothy Utama yang menjabat sebagai Direktur Operational bank pelat merah tersebut.

: Bank Mandiri (BMRI) Optimistis Konsumsi Topang Pertumbuhan Awal Tahun

Seiring aksi tersebut, kepemilikan saham yang bersangkutan meningkat dari 10.334.300 saham atau setara 0,0111% menjadi 10.489.300 saham, dengan porsi hak suara naik menjadi 0,0112%.

Dalam keterbukaan informasi itu dijelaskan bahwa transaksi repo tersebut diklasifikasikan sebagai saham biasa. Laporan juga menyebutkan bahwa Timothy Utama bukan merupakan pemegang saham pengendali, sehingga transaksi ini tidak berdampak pada struktur pengendalian Bank Mandiri.

: : Masuk Rekening Hari Ini (14/1), BMRI Tebar Dividen Interim Rp9,3 Triliun

Dari sisi perdagangan saham, BMRI mencatatkan penguatan signifikan pada Kamis (15/1). Saham Bank Mandiri ditutup naik 150 poin atau 3,10% ke level Rp4.990 per saham.

Pada awal perdagangan, saham BMRI dibuka di Rp4.840 per saham, sempat menyentuh level tertinggi Rp5.075, dan bergerak di kisaran Rp4.830 sampai dengan Rp5.075 sepanjang sesi.

: : Cek Rekening, Bank Mandiri (BMRI) Cairkan Dividen Interim Rp9,3 Triliun Hari Ini (14/1)

Penguatan tersebut membuat saham BMRI berada di atas harga transaksi pembelian saham yang dilaporkan perseroan, yakni Rp4.800 per saham.

Saat ini, Bank Mandiri memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp444,10 triliun, dengan rasio price to earnings (P/E) di level 9,04 kali. Adapun dividend yield BMRI tercatat sebesar 4,34%, dengan nilai dividen kuartalan sebesar Rp54,14 per saham. Dalam setahun terakhir, saham BMRI bergerak di rentang Rp4.010 hingga Rp6.300 per saham.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

You might also like