ANTM Cetak Laba Gede! Ini Strategi Bos Aneka Tambang

MNCDUIT.COM JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membuktikan ketangguhannya melalui strategi diversifikasi dan inovasi bisnis yang cerdas, menghasilkan pertumbuhan yang solid dan berkelanjutan.

Pada paruh pertama tahun 2025, ANTM berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang luar biasa, terutama didorong oleh pertumbuhan kinerja komoditas emas dan nikel. Hasil ini mengukuhkan posisi ANTM sebagai salah satu perusahaan pertambangan terkemuka di Indonesia.

ANTM sukses mencetak lonjakan profitabilitas pada semester I-2025, dengan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat 203,23% *year-on-year* (yoy) menjadi Rp 4,70 triliun. Peningkatan ini mencerminkan efisiensi dan efektivitas strategi yang diterapkan perusahaan.

Sejalan dengan pertumbuhan laba bersih, *Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization* (EBITDA) ANTM juga membukukan pertumbuhan signifikan, mencapai Rp 7,11 triliun pada semester I-2025. Angka ini melonjak 194% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar Rp 2,42 triliun.

Kinerja Erajaya (ERAA) Bakal Terkerek Penjualan iPhone 17, Ini Rekomendasi Sahamnya

Direktur Utama Aneka Tambang, Achmad Ardianto, mengungkapkan bahwa pencapaian gemilang pada paruh pertama 2025 ini merupakan buah dari keberhasilan seluruh tim ANTM dalam mengimplementasikan strategi diversifikasi yang adaptif, sejalan dengan dinamika pasar global yang terus berubah.

Dengan fokus utama pada inovasi, disiplin biaya, dan efisiensi operasional, ANTM mampu menjaga fundamental bisnis tetap kokoh. Hal ini memastikan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus memperkuat posisinya sebagai perusahaan pertambangan terdepan di Indonesia yang berdaya saing global.

Pertumbuhan profitabilitas ANTM pada semester I-2025 juga tercermin dalam capaian laba kotor yang mencapai Rp 8,24 triliun, melonjak 311% yoy dari capaian pada semester I-2024 sebesar Rp 2 triliun. Sementara itu, laba usaha ANTM pada periode yang sama juga mengalami pertumbuhan fantastis, mencapai 1.053% yoy menjadi Rp 6,14 triliun, dibandingkan dengan Rp 532,33 miliar yang diraih pada semester I-2024.

Capaian-capaian positif ini mendorong nilai laba bersih per saham dasar ANTM pada semester I-2025 meningkat 203% yoy menjadi Rp 195,43 per saham dasar, dari periode semester I-2024 yang hanya sebesar Rp 64,52 per saham. Hal ini menunjukkan peningkatan nilai perusahaan dan potensi keuntungan bagi para pemegang saham.

Ardianto menegaskan komitmen ANTM untuk terus menjaga ketahanan keuangan perusahaan melalui pengelolaan bisnis yang prudent dan navigasi keuangan yang terarah dan terukur.

“Dengan disiplin dalam mengendalikan biaya, mengoptimalkan efisiensi, dan menyesuaikan strategi dengan kondisi pasar yang dinamis, perusahaan berhasil mempertahankan kestabilan operasional serta tingkat biaya tunai produksi yang kompetitif,” ungkap Ardianto dalam keterbukaan informasi, Jumat (29/8).

Dari sisi keuangan, ANTM membukukan kenaikan aset pada semester I-2025 sebesar 23%, mencapai Rp 48,38 triliun, dibandingkan dengan capaian pada semester I-2024 sebesar Rp 39,18 triliun. Selain itu, nilai ekuitas ANTM juga meningkat 14% yoy menjadi Rp 33,71 triliun pada semester I-2025, dibandingkan dengan periode sebelumnya yang sebesar Rp 29,69 triliun.

Implementasi strategi operasional yang tepat juga mendukung capaian posisi arus kas bersih ANTM dari aktivitas operasi sebesar Rp 2,29 triliun pada semester I-2025, meningkat signifikan sebesar 277% yoy dari periode semester I-2024.

Hasil positif ini semakin memperkokoh struktur keuangan ANTM, yang tercermin dari peningkatan saldo kas dan setara kas pada akhir semester I-2025, mencapai Rp 10,51 triliun atau tumbuh 20% yoy dari posisi pada akhir semester I-2024 sebesar Rp 8,75 triliun. Hal ini menunjukkan kesehatan likuiditas perusahaan yang solid, manajemen kas yang efektif, dan kapasitas yang memadai untuk melakukan investasi di masa depan.

IHSG Anjlok Imbas Aksi Demo, Dana Asing Keluar Jumbo Hari Ini, Jumat (29/8)

Ringkasan

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan kinerja keuangan yang kuat pada semester I-2025, didorong oleh pertumbuhan komoditas emas dan nikel. Laba bersih perusahaan melonjak 203,23% menjadi Rp 4,70 triliun, dengan EBITDA juga meningkat signifikan sebesar 194% menjadi Rp 7,11 triliun.

Direktur Utama ANTM, Achmad Ardianto, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari implementasi strategi diversifikasi yang adaptif, inovasi, disiplin biaya, dan efisiensi operasional. Kenaikan aset dan ekuitas perusahaan, serta peningkatan arus kas bersih, semakin memperkokoh struktur keuangan ANTM.

You might also like