MNCDUIT.COM JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan ada 25 rencana penawaran umum saham, termasuk di dalamnya tujuh aksi Initial Public Offering alias penawaran umum saham perdana.
Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pasar Modal, Derivatif Keuangan, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi menjelaskan penghimpunan dana korporasi di pasar modal telah mencapai Rp 39,09 triliun per 27 Februari 2026.
“Yang berasal dari penerbitan EBUS dan PUB EBUS,” jelasnya dalam konferensi pers Hasil RDKB Februari, Selasa (3/3/2026).
Jika dirinci, ada dua penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) dengan nilai Rp 1 triliun. Kemudian penerbitan PUB EBUS Tahap I dan II senilai Rp 38,09 triliun dari 30 penerbitan.
Selat Hormuz Terganggu, Harga Minyak Bisa Tembus US$ 100 Per Barel
Sementara itu, di pipeline OJK terdapat 25 rencana penawaran umum dengan nilai indikatif mencapai Rp 16,83 triliun. Rinciannya, 7 rencana Initial Public Offering (IPO) dengan perkiraan nilai sebesar Rp 2,21 triliun.
Lalu, ada enam korporasi yang berencana melakukan penawaran umum EBUS senilai Rp 1,16 triliun. Terakhir ada 12 rencana penerbitan PUB EBUS Tahap I dan II sebesar Rp 7,47 triliun.