
MNCDUIT.COM PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) akan menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure sampai Rp 12 triliun di tahun 2026 ini. Capex ini ditujukan untuk pembangunan jalan tol baru.
Rivan A. Purwantono Direktur Utama Jasa Marga menjelaskan, saat ini terdapat 5 proyek jalan tol baru yang sedang dikerjakan oleh Jasa Marga yang secara bertahap akan dioperasikan hingga akhir tahun 2026.
Proyek-proyek tersebut antara lain, Proyek Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi, Proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Proyek Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo, Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan dan Proyek Jalan Tol Akses Patimban.
“Dengan proyek konstruksi yang sedang berjalan, besaran anggaran capex tahun 2026 yaitu sekitar 10-12 triliun menyesuaikan dengan progres konstruksi dari masing-masing jalan tol yang telah disebutkan sebelumnya,” kata Rivan.
Sekadar informasi, jalur fungsional Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi, tepatnya pada Seksi Probolinggo-Besuki sepanjang 49,68 KM ditargetkan segera beroperasi untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 di wilayah timur Pulau Jawa.
Manajemen JSMR pernah menyebutkan sebelumnya, bahwa perkiraan belanja modal (capex) maksimum investasi jalan tol per tahun sekitar Rp 10 triliun – Rp 12 triliun. Sampai September 2025, JSMR sudah menggunakan capex Rp 9,09 triliun untuk investasi dan operasional.
Ruas Tol Ditargetkan Selesai pada 2026:
Seksi Panjang (KM) Probolinggo-Banyuwangi (Phase 1) 49,68 Jogja-Bawen (Section 1 & 6) 13,78 Jogja-Solo (Section 1.2B & 2.2B) 14,37 Jakarta-Cikampek II South (Section II-III) 54,75
Sumber: Paparan Publik JSMR
Fokus di Pulau Jawa
Ada sejumlah strategi yang dilakukan Jasa Marga dalam mengembangkan bisnis konsesi ruas tolnya.
Perusahaan akan lebih selektif dalam mengakuisisi jalan tol baru dengan hanya memilih proyek yang berlokasi di Jawa dan terhubung dengan jalan tol yang sudah ada.
Lalu, menciptakan jaringan jalan tol yang lebih besar serta meningkatkan konektivitas dalam portofolio JSMR yang sudah ada. Selain itu, membangun dan mengoperasikan jalan tol baru secara bertahap agar investasi JSMR selaras dengan kemampuan keuangan JSMR.
Pada Hari Kamis (19/2), harga JSMR melemah 0,53% ke Rp 3.780 per saham. JSMR Chart by TradingView