
MNCDUIT.COM Salah satu instrumen investasi yang banyak digunakan oleh masyarakat saat ini adalah saham. Bahkan dengan adanya kemajuan teknologi maka investasi saham kini lebih mudah karena hanya menggunakan smartphone maka bisa melakukan trading atau investasi saham.
Cukup membuka rekening, deposit dana, dan membeli saham kapan saja. Selain itu, banyak aplikasi menyediakan fitur edukasi, analisis, dan transaksi instan sehingga pemula tidak merasa kesulitan. Oleh karena itu, memilih platform yang tepat menjadi langkah awal menuju investasi yang aman.
Dulu membeli saham terasa rumit, namun saat ini dengan menggunakan aplikasi Pintu maka kamu bisa membeli saham tertokenisasi, aset crypto, hingga emas crypto dengan murah. Bahkan kamu bisa membelinya kapan saja dengan harga murah mulai Rp 11 ribu. Pastinya semua itu dapat kamu lakukan dengan mudah melalui ponsel.
Meski begitu, kamu tetap perlu memahami cara main saham pemula di hp agar tidak salah strategi ketika memilih saham pertama. Sehingga uang kamu bisa mendapatkan peluang dari trading saham yang kamu lakukan.
Selain itu, perkembangan teknologi yang semakin canggih membuat kamu bisa membeli saham-saham luar negeri dalam teknologi blockchain. Saham crypto memberi peluang diversifikasi di luar bursa saham konvensional.
Karena itu, memahami berbagai platform investasi akan membantu kamu menyesuaikan kebutuhan dan profil risiko.
10 Tempat Membeli Saham Untuk Pemula
Berikut 10 tempat beli saham terbaik untuk pemula, yang mudah, praktis, dan aman, diantaranya adalah:
1. Stockbit – Trading Saham Sekaligus Belajar dari Komunitas
Aplikasi pemula karena menggabungkan fungsi media sosial dan trading saham. Dengan kata lain, kamu tidak hanya bertransaksi, tetapi juga belajar dari diskusi investor lain
Pertama, proses pendaftaran Stockbit sangat cepat. kamu dapat membuka rekening efek langsung dari aplikasi tanpa perlu datang ke kantor sekuritas. Selain itu, tampilan antarmukanya bersih dan ramah pengguna sehingga pemula tidak kebingungan saat mencari menu beli atau jual.
Kedua, fitur komunitasnya sangat membantu. Kamu bisa membaca analisis saham, opini pasar, hingga strategi dari investor berpengalaman. Dengan demikian, proses belajar menjadi lebih interaktif.
Ketiga, Stockbit menyediakan data lengkap seperti laporan keuangan, chart teknikal, dan notifikasi harga. Karena itu, aplikasi ini cocok bagi pemula yang ingin belajar sekaligus aktif trading.
2. Pintu – Diversifikasi Saham Crypto dalam Satu Aplikasi
Pintu adalah aplikasi crypto yang telah diunduh lebih dari 10 juta kali dan memiliki banyak pilihan aset dengan lebih dari 320+ token, serta telah resmi terdaftar dan berada di bawah pengawasan OJK. Dengan antarmuka yang ramah pengguna dan fitur yang lengkap, Pintu cocok bagi investor pemula maupun trader profesional dan aktif.
Aplikasi ini mendukung berbagai aset populer seperti Bitcoin, Ethereum, dan Solana, serta menyediakan fitur tambahan seperti Pintu Earn dan Auto DCA untuk menabung crypto, Pintu Academy untuk belajar crypto, Pintu Pro untuk trading dengan fitur advanced di desktop maupun HP.
Pintu menawarkan pendekatan berbeda dibanding sekuritas tradisional. Walaupun dikenal sebagai aplikasi crypto, Pintu sangat relevan untuk pemula yang ingin membangun portofolio modern.
Melalui Pintu, kamu bisa berinvestasi pada saham teknologi di Amerika Serikat dalam bentuk blockchain. Ada beberapa saham teknologi yang bisa kamu beli dari tokenisasi saham Meta, Google, Nvidia, Microsoft, dll.
Salah satu keunggulan utamanya adalah fitur DCA (Dollar Cost Averaging). Fitur ini memungkinkan pembelian aset otomatis secara berkala. Dengan demikian, kamu tidak perlu menebak waktu terbaik membeli.
Selain itu, proses deposit sangat cepat, nominal investasi fleksibel, dan transaksi berlangsung real-time. Exchange Pintu telah terdaftar resmi OJK dan Bappebti serta dilengkapi dengan sistem keamanan berlapis yang dirancang untuk melindungi aset dan data pengguna secara maksimal seperti autentikasi dua faktor (2FA) dan verifikasi biometrik serta mengantongi sertifikasi keamanan internasional ISO 27001:2022.
Bukan hanya itu saja, aset pengguna disimpan utuh di PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) dan Fireblocks, dua mitra kustodian dengan teknologi kelas dunia yang menjamin keamanan penyimpanan aset digital.
3. Bibit – Reksa Dana Saham dengan Robo Advisor
Lebih fokus pada reksa dana saham. Artinya, dana Anda dikelola oleh manajer investasi profesional. Pendekatan ini cocok bagi pemula yang belum percaya diri memilih saham sendiri.
Fitur unggulan Bibit adalah robo advisor. Sistem ini menganalisis profil risiko, usia, serta tujuan keuangan kamu, lalu merekomendasikan produk yang sesuai. Dengan kata lain, kamu mendapat panduan otomatis.
Selain itu, minimum investasi sangat rendah. Kamu bisa mulai dari puluhan ribu rupiah saja. Karena itu, Bibit ideal bagi investor pasif.
4. Bareksa – Marketplace Investasi Lengkap
Dikenal sebagai marketplace investasi karena menyediakan banyak produk dalam satu aplikasi. Kamu dapat membeli reksa dana saham, obligasi, hingga SBN. Keunggulan Bareksa terletak pada variasi pilihan.
Selain itu, tersedia artikel edukasi, webinar, dan laporan pasar yang membantu pemula memahami dunia investasi. Dengan fitur lengkap tersebut, Bareksa cocok bagi investor yang ingin mencoba banyak instrumen sekaligus.
5. IPOT – Fitur Trading Profesional dengan Biaya Rendah
Menawarkan fitur yang cukup profesional. Namun, tampilannya tetap mudah digunakan. Kamu dapat mengakses chart teknikal, order otomatis, hingga trading plan. Selain itu, IPOT menyediakan fitur robot trading sederhana untuk membantu eksekusi transaksi.
Biaya transaksinya kompetitif sehingga cocok bagi trader aktif. Karena itu, IPOT sering dipilih investor yang ingin naik level dari pemula ke menengah.
6. MOST Mandiri Sekuritas – Aman dan Kredibel
Didukung oleh Bank Mandiri, sehingga kredibilitasnya sangat kuat. Faktor keamanan ini membuat banyak pemula merasa lebih percaya diri.
Aplikasi ini menyediakan riset harian, rekomendasi saham, serta laporan pasar. Selain itu, proses pembukaan rekening juga cepat dan online. Karena dukungan institusi besar, MOST cocok bagi investor konservatif.
7. BIONS – Trading Cepat dengan Grafik Interaktif
Memiliki tampilan modern dengan grafik interaktif. Fitur chart memudahkan analisis teknikal, terutama bagi trader jangka pendek.
Selain itu, notifikasi harga real-time membantu Anda menangkap peluang pasar. Aplikasi ini juga stabil dan jarang mengalami gangguan. Karena itu, BIONS cocok bagi investor aktif.
8. Neo Hots Mobile – Data Pasar Real-Time
Terkenal dengan kecepatan eksekusi transaksi. Data harga diperbarui secara real-time sehingga keputusan trading lebih akurat.
Selain itu, kamu bisa mendapat akses laporan riset profesional. Informasi tersebut membantu menganalisis saham secara mendalam. Platform ini ideal untuk investor yang mengandalkan data teknikal.
9. RTI Business – Analisis Lengkap untuk Riset Saham
Lebih fokus pada penyediaan data pasar. Walaupun bukan aplikasi transaksi langsung, platform ini sangat penting untuk riset.
Kamu dapat melihat laporan keuangan, arus dana asing, hingga statistik pasar. Dengan informasi lengkap, keputusan investasi menjadi lebih matang. Banyak investor menggunakan RTI sebagai pendamping aplikasi trading utama.
10. Mirae Asset HOTS – Sekuritas Berpengalaman
Sudah lama dikenal di dunia pasar modal. Pengalamannya membuat layanan stabil dan terpercaya. Fitur chart, order cepat, serta biaya kompetitif menjadi keunggulannya. Selain itu, edukasi rutin juga tersedia bagi pemula. Karena reputasinya kuat, platform ini cocok untuk investasi jangka panjang.
Kesimpulannya membeli saham semakin mudah berkat banyaknya aplikasi digital. Stockbit cocok untuk belajar, Pintu ideal untuk diversifikasi tokenisasi saham, Bibit pas untuk investasi pasif, sementara IPOT, MOST, dan BIONS mendukung trading aktif.
Karena itu, pilihlah aplikasi sesuai kebutuhan, mulailah dari modal kecil, pelajari pasar secara konsisten, dan bangun portofolio secara bertahap. Dengan strategi disiplin, investasi saham dapat membantu mencapai tujuan finansial di masa depan.
Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.